Fiora menghembuskan napas pelan-pelan, ia menyorot sendu. "Bohong 'kan? Kamu bener-bener nggak inget sama aku padahal waktu itu kamu sendiri yang ngajak aku buat main ke luar. Dulu. Empat tahun yang lalu!" Dan entah akan kekuatan apa, Fiora mendesak Ravin agar lelaki itu, membalas pernyataannya seperti yang diinginkan Fiora sendiri. Katakan dirinya egois, lalu memangnya kenapa? Ravin adalah satu-satunya seorang yang mampu memberi kenangan pada Fiora saat itu. Dirinya yang menjadi alasan mengapa Fiora memiliki mimpi yang baru. Mimpi yang awalnya tumbuh meredup, kemudian berkembang secara hebat ketika Erina memeluk Fiora di hari itu.
Mereka bilang, akan ada perasaan sulit yang dijelaskan, kala kita bertemu dengan seseorang lawan jenis yang berarti. Takdir memberi ikatan tanpa sadar, hingga