Kabar akan adanya silaturahmi arya disampaiknya kepada sang ibu.
“Bu?? Membuka percakapan kepada ibunya bahwa ada yg ingin ia sampaikan.
“ada yang ingin deni ceritakan. Ibunya memanggutkan kepalanya tanda setuju. Dan deni bercerita semua prihal akan kedatangnya arya minggu ini k rumahnya. Deri A sampai Z.
Iya percaya butul pada anak lakinya selain dewasa deni jg sangat manjaga adik2nya. Sampai urusan seperti ini pun deni yang lebih pandai mengambil kebijakan.
“ibu sih setuju saja nak, tapi bagai mana sma adek kamunya? Tanggapan ibunya soal perjodohanya.
“Nanti deni yang bicara langsung dengan raya, setelah anaknya ada dirumah. Menimpali tanggapan ibunya. Raya yang tidak ada dirumah sedang keluar berpamitan dengan ibu nya membuat deni kesal karna ibunya bilang tdi akan pergi kluar hanya sebentr sampai deni pulang bekerja pun adiknya masih belum pulang juga.
Mengetahui adik dan ibunya sedang menonton rasanya pas untuk menceritakan prihal acara lamanya raya minggu depan Berjalan keluar kamar menuju ibu dan adiknya yang ada di ruang keluarga mendaratkan punggungnya duduk di sebelah sang adik. Raya pun menoleh menyadari kehadiran kakanya dan kembali menatap ponselnya kembali.
“dari maka kamu tadi? Ibu bilang berangkat dari siang tadi tpi kakak plng kmu masih belum sampai jg. Alih alih buknya menjawab ia malah hanya tersenyum. Saat raya hendek berdiri dan meninggalkannya di tarik kembali tangan raya dan mempwrailahknya duduk kembalim
“orang tua betanya buknya di jawab malah mau kabur. Duduk.!
Menyadari kakaknya yg sesang marah raya langsung dusuj kembali. Dan mematikan ponselnya.
“jawab?
“Dari rumah temen orang cma jalan2 doang ko kak. Masa ia jalan2 doang gk boleh.
“setiap minggu?
“iya kan bete dirumah aja kak. Orng hanya seminggu sekali.