Clare
“Cut!” ketegasan dalam suara Mike menghentikan syuting dengan segera.
Kepalaku menoleh. Bukan hanya aku, tapi seluruh talent dan kru terdiam sejenak menunggu keputusan dari Mike. Saat berfokus pada monitor, Mike terlihat mengerutkan dahi sebelum kemudian menoleh ke samping.
Tubuh astrada satu condong dan mendekati Mike. Mengangguk setelah mendengar ucapan dari dirinya.
“Reset. Kita ulang sekali lagi ya,” ujar astrada dengan lugas. Ingin sekali aku mengerang dan melontarkan kepalaku ke belakang seperti yang tanpa sadar dilakukan oleh talent yang lain.
Tapi tidak. Kutahan penatku. Aku kembali berjalan dan mengatur posisiku seperti semula. Setelah yakin posisiku benar seperti saat blocking rehearsal, kepalaku menunduk dan membaca kembali naskah di tanganku.
“Emosinya coba digali l