Denting elevator berbunyi tanda sebentar lagi pintu di hadapan mereka terbuka. Abi dan sayda melangkah bersama. Dua orang pengawal menganggukan kepala dan menuntun mereka pada lapangan terbuka di atas resto dan cafe yang baru saja diresmikan. Sebuah landasan helipad dan sebuah helikopter telah tersedia disana dan dijaga oleh beberapa orang. Mereka berjalan memutar dan Abisatya membuka pintu heli." Naiklah," perintah Abi pada istrinya. Lelaki itu membantu Sayda untuk masuk kemudian menutup rapat pintu heli lalu kembali berjalan memutar dan membuka pintu di sebelahnya lalu duduk di belakang kemudi." Cuma berdua saja? Yang lain tidak ikut?" Tanya Sayda heran." Aku nggak suka kalau kita kencan lalu ada orang lain mengganggu." Abi dengan sigap memasangkan sabuk pengaman begitu Sayda duduk di sa