Tiga mobil yang berjalan beriringan itu baru memasuki highway, melaju dengan stabil ke arah barat. Dari kejauhan terdengar suara ledakan yang cukup besar. Empat orang yang ada di dalam mobil itu saling pandang dan menarik nafas lega. Sayda menoleh ke arah belakang mobilnya. Kepulan asap hitam menyerupai cendawan raksasa melesat ke angkasa. Dia bergidik ngeri menyadari jika dia belum satu satu jam meninggalkan tempat itu. Jika Alaric, Ben dan rombongannya terlambat beberapa menit saja, dia yakin dirinya pulang tinggal nama saja.
Ben merengkuh pundak gadis itu dan membawanya dalam pelukannya. Sayda terisak, pelukan hangat Ben membawa ketenangan dalam diri Sayda. Ben mengelus kepala dan pundaknya dan mengecup puncak kepala gadis itu.
" It's over princess, everything ia gonna be okey." Na