Setelah melakukan makan bersama sebagai pengenalan awal, Ethan, Nick dan Near menjemput Pedro untuk pergi ke apartemen. Tentu saja Near memperlihatkan wajah tidak senang saat melihat Pedro di kedai Sasha karena mengingat kejadian hari kemarin. Sementara itu Pedro hanya memperlihatkan wajah santai dengan berusaha tersenyum.
Ethan menekan tombol pada sebuah remote yang terhubung dengan kunci sehingga terdengar suara yang menandakan pintu mobil sudah dapat dibuka. Ethan, Nick, Pedro dan Near pun masuk ke dalam city car berwarna hitam yang diparkirkan tepat di depan kedai Sasha. Lalu mobil tersebut pun melaju ke arah apartemen Ethan.
Seperti biasanya Nick menginisiasi percakapan di dalam mobil tersebut supaya suasana tidak canggung. Near terkadang membalas ucapan Nick. Tapi orang yang paling banyak merespon perkataan Nick adalah Pedro. Sedangkan Ethan hanya diam dan menyetir sambil tetap memperhatikan orang asing yang berada di mobilnya sesekali dari kaca spion tengah.
Setibanya di apartemen, mata Near bekerja terus menerus dalam menelusuri setiap hal yang baru pernah ia lihat. Nick menangkap kebingungan dari Near saat melihat lift maupun koridor lantai 39 yang dipenuhi dengan pintu kamar yang sangat banyak. Walaupun Near takjub dengan apa yang ia lihat, namun ia masih bisa menahan ekspresinya. Dan Nick pun mengakui bahwa respon Near terhadap hal baru lebih elegan dibandingkan dirinya saat pertama kali berada di Kota Windhill dua tahun lalu.
Setibanya di kamar 3903, Ethan menempelkan ibu jarinya pada gagang pintu dan sebuah suara terdengar sebagai tanda pintu dapat dibuka. Satu hal lagi yang membuat Near takjub. Ia mengangguk-angguk pelan saat melihat teknologi yang dapat menggantikan kunci mekanik. Desa Kukree belum memakai teknologi secanggih itu dan Near berusaha mengikuti perbedaan antara Desa Kukree dan Kota Windhill dengan mengamati semua hal yang berada di sekitarnya.
Saat masuk ke ruangan 3903, Nick langsung mempersilahkan Near untuk duduk di sofa. Walaupun empunya apartemen adalah Ethan, Nick yakin Ethan tidak seramah itu untuk membuat tamunya nyaman. Jadi ia mengambil inisiatif sendiri.
"Kamu berada dua tahun di sini?"
Nick menjawab pertanyaan Near dengan anggukan penuh semangat. Sementara Nick dan Near mengobrol tentang perbedaan hal-hal kecil yang berada di Kerajaan Alexandria, Desa Kukree dan Kota Windhill, Ethan mengamati keduanya dari dapur. Ethan melihat semangat Nick dua tahun lalu tiba-tiba saja muncul kembali saat ada teman lamanya di sebelahnya. Dan hal itu membuat Ethan cukup khawatir.
Kekhawatiran Ethan pun beralasan. Andai saja Nick memperlihatkan sisi tuan putrinya setiap kali bertemu dengan orang kerajaan Alexandria, maka identitasnya akan perlahan terlihat kembali. Oleh karena itu Ethan mengembalikan es kopi yang baru diminum seperempatnya ke dalam kulkas, berjalan mendekati target, dan duduk di sofa yang berseberangan dengan tempat duduk Near.
"Aku tidak mau berbasa-basi. Apa yang terjadi setelah kamu keluar dari Kerajaan Alexandria?"
Pembicaraan antara Nick dan Near terpotong dengan kedatangan Ethan. Bahkan sebelum Ethan berbicara sekalipun, Near sudah memberhentikan ucapannya dan membalas pandangan Ethan yang tidak berhenti mengamatinya.
"Baiklah… aku akan menceritakannya. Tapi ceritaku akan cukup panjang."
"Silahkan. Waktuku cukup banyak untuk mendengar informasi yang penting."
Mendengar kata penting dari mulut Ethan membuat Near menelan ludah. Seakan ucapan Ethan adalah sebuah peringatan untuk hanya membicarakan hal-hal penting saja. Near pun mengambil waktu beberapa detik untuk bersiap-siap.
Near mulai menceritakan kejadian saat ia harus meninggalkan kerajaan karena dituduh sebagai pengkhianat. Sesekali Nick menambahkan cerita Near dan membuat Ethan harus memberikan peringatan juga kepada Nick untuk tidak berbicara. Nick memajukan bibirnya dengan wajah datar. Semangatnya yang menggebu tiba-tiba pudar karena perkataan Ethan.
Setelah berpisah dengan Putri Charlotte, Near melakukan perjalanan selama beberapa jam hingga akhirnya bertemu dengan seorang laki-laki berbadan besar yang bernama Gale. Gale memberikan Near tumpangan setelah melihat sebuah pin yang diberikan oleh Leslie sebagai tanda bahwa Near memang diberikan tugas oleh pemimpin kerajaan.
Truk yang dibawa Gale meninggalkan Kerajaan Alexandria di malam hari. Near tidak bisa mengetahui kondisi di luar karena ia harus bersembunyi di dalam peti kemas. Setiap beberapa jam, Gale akan memberhentikan truknya dan menyuruh Near untuk keluar. Saat itu Near dipersilahkan untuk bersantai sejenak bersama dengan warga-warga desa yang menyambut kedatangan Gale dengan menyuruhnya masuk ke dalam rumah salah satu warga desa.
Near menghitung dengan jarinya, lalu ia mengatakan bahwa kurang lebih Gale membiarkannya turun di tiga desa. Setiap desa, Near akan menanyakan keberadaan ayahnya. Pada awalnya Near merasa senang karena beberapa warga desa mengatakan bahwa akhir-akhir ini ada orang kerajaan yang sedang mencari seorang kulit hitam bernama Behdad Shahzard. Warga desa tidak pernah melihat Behdad, tapi mereka mengatakan pada kumpulan orang tersebut bahwa mungkin saja Behdad berada di Kota Windhill. Karena Kota Windhill adalah tempat yang banyak dicari sebagai pelarian orang kerajaan Alexandria.
Namun harapan Near untuk mencari ayahnya pupus seketika saat ia berada pada desa terakhir sebelum mencapai Kota Windhill. Ada warga desa yang mengatakan bahwa sebaiknya Near tidak memasuki Kota Windhill. Warga tersebut adalah salah satu karyawan Kerajaan Alexandria. Ia mengatakan bahwa ia pernah hampir masuk ke Kota Windhill bersama dengan teman-temannya. Dan saat mereka berada pada perbatasan Kota Windhill, tiba-tiba saja ada sekumpulan orang memakai pakaian serba hitam seperti ninja dan berusaha mencegat mereka untuk lewat. Sekumpulan orang berpakaian hitam itu mencari orang-orang yang berasal dari kerajaan. Untungnya si warga yang bercerita dapat melarikan diri. Sementara teman-temannya tertangkap dan hingga kini mereka belum pernah bertemu satu sama lain kembali.
Near membayangkan ayahnya berusaha melewati perbatasan Kota Windhill tersebut dan bisa jadi sudah tertangkap oleh sekumpulan orang yang memakai pakaian hitam tersebut.
Gale memberikan pilihan pada Near. Tetap akan mengikutinya ke dalam Kota Windhill atau tinggal di desa terakhir untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kasus yang terjadi di perbatasan Kota Windhill. Namun Near memilih untuk mengikuti Gale.
Gale mempunyai kendaraan saat melewati perbatasan Kota Windhill, maka tidak ada yang mencegatnya sama sekali seperti yang diceritakan oleh warga desa. Saat Near diturunkan di Kota Windhill, Gale tiba-tiba merasa iba pada anak laki-laki itu dan memberikannya pilihan kembali. Apakah Near mau tetap berada di Kota Windhill tanpa ada satu kenalan sekalipun dan bahkan tidak ada uang untuk hidup ataukah mengikuti dirinya ke tempat tinggalnya di Desa Kukree. Akhirnya Near memilih untuk mengikuti Gale ke Desa Kukree dan tinggal di tempat yang didatangi oleh Nick dan Pedro kemarin.
Baru saja Near mau menceritakan ceritanya kembali, Ethan memotong pembicaraannya. Cerita kehidupan Near bukan menjadi tujuan Ethan sehingga Ethan menunggu waktu yang tepat di saat Near sudah tidak dapat memberikannya informasi penting lagi.
"Jadi belum ada yang mengetahui apa yang terjadi setelah kasus pencegatan di perbatasan Kota Windhill?"
"Belum. Aku hanya menerima informasi dari warga desa seperti yang kukatakan tadi."
"Dan apakah kamu tahu mengenai Irvine Foremit?"
Near menggeleng saat mendengar pertanyaan Ethan. Lalu Ethan pun memilih untuk mengakhiri pembicaraannya dan membiarkan Nick dan Near berdua di ruang tengah sedangkan ia masuk ke dalam kamarnya. Tidak peduli saat wajah tamu dan gadis di sampingnya memperlihatkan wajah tanda tanya.