Risha
Aku tak begitu ingat kapan persisnya menikmati obrolan dengan gadis sebayaku. Aku bahkan ragu jika hal seperti itu pernah terjadi sebelumnya. Ternyata rasanya menenangkan. Meski aku sering mengobrol dengan Ibu, ada hal-hal kecil yang tak bisa kubagi dengannya, dan akhirnya kuceritakan pada Mira. Mungkin terkesan remeh, seperti curhatan kecil tentang makanan, candaan-candaan kecil kami soal Jordanius—kemarin dia makan dan tersedak, tapi menahan diri untuk batuk, sampai akhirnya Mira yang bilang, “muntahkan saja”—sampai obrolan mengenai orang-orang penting dalam hidup kami, dan bukan keluarga.
Awalnya, aku siap menggeleng. Seumur hidupku, aku dibesarkan di lingkungan yang terbatas. Hanya ada Ibu dan Ayah. Sewaktu di Kerajaan Matahari pun aku bersama Nenek Oriane, yang pada dasarnya a