Setelah keadaan Rinai membaik, apalagi Rose juga sudah pulang dari jogging paginya, Aiden akhirnya bisa tenang karena ia ada jadwal latihan dengan beberapa anak didiknya yang baru saja ia terima pendaftarannya minggu-minggu ini. Apalagi semuanya sudah diatur lewat Mr. Felix, ia rasa sangat terhormat karena menerima murid-murid dari kenalan gurunya langsung.
“Ini obat dan multivitamin yang harus dia minum setelah makan dan jangan biarkan perutnya kosong. Lu tahu kan, Rinai itu kadang memang anemia. Gue pulang dulu, salamin Ziao kalau dia balik ke sini lagi.”
“Thanks, Aiden, udah jaga Rinai tadi.”
Rinai baru saja istirahat, bahkan wajah pucatnya tidak seburuk tadi. Kepanikannya sudah mereda dan rasa cemasnya memang sudah sedikit berkurang, makannya Gadis itu bisa beristirahat dengan te