Kila POV
Aku berjalan dengan Kevin, cowok yang diperkenalkan Bunda padaku. Aku diam. Masih canggung bagiku memulai pembicaraan dengan orang yang baru aku kenal.
"Lo suka basket nggak?"
Lamunanku terbuyar. "Nggak." jawabku. Dari kecil, aku tidak menyukai hal yang berhubungan dengan bola. Tau kenapa? Kepalaku pernah terkena bola dan itu rasanya sakt sekali sampai-sampai meninggalkan bekas luka di kepalaku.
"Kalo gue suka. Gue pernah jadi ketua basket dan pernah ikut lomba. Beruntung, tim gue menang juara satu." jelasnya.
Aku mengangguk, "hebat."
"Biasa aja. Kalo lagi ngantuk, lo suka minum kopi atau sejenisnya gitu?" dia kembali bertanya.
Ku gelengkan kepala. "Gue nggak suka kopi. Sukanya cokelat panas."
"Oh. Kirain lo suka kopi sama kaya gue."
Aku nyengir. "Maaf. Nggak."
"Set