"Malam nanti ulang tahun gue! Kalian berdua wajib datang!" Shinta meletakkan undangan di hadapan Arkan dan juga Kila.
"Pasti dong." Kila mengambil undangan tersebut, lantas meletakkannya di saku.
"Sweet seventeen gue harus dihadiri seluruh kelas. Kalian semuanya harus datang, ya! Gue udah panggil penyanyi Cowok yang terkenal belakangan ini, lho.”
Perkataan Shinta membuat seisi kelas riuh dan menebak-nebak siapa penyanyi yang dimaksud Shinta.
Mata Kila mendapati Icha yang baru saja datang. Raut sahabatnya terlihat sedih. Kila jadi ingin tahu apa penyebabnya.
“Ar, Icha kenapa?” bisik Kila, menyikut lengan Arkan.
“Icha?” Arkan mengikuti arah pandang Kila. Ia berhenti pada sosok Icha yang terlihat murung tidak seperti biasanya.
“Cha,” panggil Kila.
Cewek yang ia panggil tidak