“Jelita…!!” Abizar berteriak memanggil Jelita sambil meraba saklar lampu. Begitu lampui menyala, Abizar dikejutkan oleh ruangan yang dipenuhi oleh bungan dan balon berwarna biru. Belum hilang rasa bingungnya, Oma, bi Sumi dan terkahir Jelita muncul dari dalam ruangan dengan membawa kue lalu diletakkan di atas meja.
“Kejutan…! Selamat ya, sayang akhirnya kau telah resmi bercerai dengan wanita penipu itu. Oma sangat senang.” Oma menghampiri Abizar yang masih terdiam bingung. Abizar masih berdiri mematung saat Oma Laura mencium kedua pipinya.
“A-apa semua ini, Oma? Kenapa membuat kejutan seperti ini?” tanyanya masih kebingungan.
“Tidak apa-apa sayang, ini ide khusus dari Oma. Karena Oma sangat bahagia kau akhirnya bisa benar-benar memutuskan hubunganmu dengan wanita itu. Dan untuk meraya