menjalani biduk rumah tangga dengan seorang yang kita sayangi, dengan kekasih kita adalah impian setiap wanita dimana kita sudah memikirkan semua hal indah, merencanakan kebahagiaan kita sendiri, menentukan jalan yang kita impikan sendiri.
namun ternyata tidak semudah itu, membina rumah tangga harmonis ternyata tidak semudah dan seindah seperti yang ada di film dan novel cinta. semua terasa sulit pahit manis akan di rasakan terlebih untukku yang telah memutuskan untuk menikah muda.
aku harus banyak bersabar, aku harus banyak mengalah agar kami bisa melalui semua cobaan yang di berikan pada kami. awalnya memang sangat berat kami benar benar harus memulai semuanya dari awal.
liku liku telah kami lewati perlahan dan setelah setelah beberapa bulan setelah menikah, aku di nyatakan mengandung oleh dokter.
"yank aku mau periksa ke doktern, kaya nya aku hamil. soalnya sejak kemarin aku mual terus"
"ya udah aku siap siap dulu habis itu kita berangkat"
"oke" jawab ku dengam senyum yang mengembang di bibir
setelah kami siap, kami segera menuju klinik terdekat untuk memeriksakan kondisiku. dan betapa kagetnya kami setelah dokter mengumumkan jika kami akan sah menjadi orang tua.
"selamat pak bu, ibu memang saat ini sedanh mengandung dan usia kandungan nya sudah 3 minggu, untuk awa trimester ini memang ibu akan mengalami gejala seperti mual, pusing, mudah lelah dan terus menerus akan merasa lapar" penjelasan dokter panjang lebar
"alhamdulillah " ucap ku dan suami bersamaan
"tapi apa itu tidak masalah dok? jika saya terus makan apa yang saya mau apakah janin saya baik baik saja menerimanya? " lanjutku bertanya untuk memastikan lebih detail lagi
"iya bu itu tidak akan menjadi masalah karna memang di trimester awal ini ibu akan memgalami masa masa ngidam, dan tidak memutup kemungkinan bapaknya juga akam merasakan ngidam" jawab dokter itu lagi
kami berdua hanya mengangguk anggukam kepala mendengar pernyataan dokter itu
"harap pola makan nya di jaga ya bu makan makanan yang bergizi jangam stres jamgan terlalu kelelahan dan jangan terlalu banyak melamun. karna itu akan mengganggu pertumbuhan janin ibu, ibunua harus selalu merasakan bahagia dan nyaman agar janinnya juga bisa hidup nyaman di dalam sana" lanjut domkter itu
aku mengusap usap perutku yang masih rata dan mengucapkan syukur padaNya atas karunia dan rejeki serta kebagaian yang telah di berikan kepada keuarga kami
'aku akan menjaga mu dengan baik sayang, tolong bersabar hingga waktunya kita bertemu yah sayang, kamu di dalam baik baik yah, kami sayang kamu' ucapku membatin sambil mengusap perutku dengan senyum yang tercetak di bibirku
"ya sudah ayo sayang kita balik" ajak suamiku
"iya" jawab ku yang masih tersenyum
setelah berada dalam mobil suamiku melirikku sesaat dan tiba tiba menggenggam tanganku.
"apa kamu bahagia? "
"apa aku keihatan berduka? " jawabku bercanda
"hahahhaa kamu bisa aja, aku gak nyangka aja kita di berikan kebahagiaan tiada hentinya oleh sang pencipta" katanya
"iya sayang aku juga gak nyangka, aku sangat bahagia mas" jawabku yang mulai melow
"ya udah jangan sedih dong ntar anak kita ikutan sedih juga loh" jawab suamiku yang mencoba menyemangati ku
"iya mas, maaf" aku tersenyum padanya
'terimakasih ya tuhan atas semua yang kau berikan oada kami' ucap syukurku dalam hati
bahagia tentu saja, siapa sih yang tidak menyukai anak hadir di tengah tengah keluarga kita. dan syukurnya semua pihak keluarga juga merasakan kebahagiaan kami.
setelah tiba di rumah kami mengumumkan kehamilan ku kepada semua keluarga karna memang mereka menanti kami untuk mendapatkan kabar gembira dan mereka semua sangat antusias
baik dari orang tua ku apalagi orang tua suami ku , mereka berharap aku mengandung seorang anak perempuan mengingat memang saudara suamiku rata rata lelaki dan hanya mempunyai 1 perempuan yaitu si bungsu yang saat ini masih duduk di kelas 5 Sekolah dasar.
*****
selama masa masa kehamilan aku memiliki banyak perubahan sifat dan sikap akuoun tidak mengerti kenapa yang aku dengar itu karna efek dari kehamilan ku.
dan saat ini kandungan ku sudah memasuki bulan ke tujuh yang artinya dua bulan lagi aku akan bertemu dengan putri cantikku, yah bulan lalu kami kembali memeriksakan keadaan ku sekalian menanyakan kepada dokter jenis kelamin anak kami. dan betapa bahagiannya kami setelah dokter mengatakan jika aku mengandung seorang putri. alhamdulillah
2 hari setelah kami mengunjungi dokter untuk periksa aku menyuruh suamiku mengantar ku ke sekolahan ku dulu karna ingin mengurus ijazahku, tetapi pada saat itu memang ada kegiatan di sekolah itu dan aku di mintabuntuk datamg lagi setelah makan siang.
aku dan suami pun memutuskan untuk kembali ke rumah mertua dulu beristirahat sejenak mengingat ini masih jam 10 pagi berarti masih ada waktu 3 jam lagi.
pada saat pukul 1 lewat seperempat aku pun mulai mengenakan kembai pakaian ku dan bersiap siap untuk berangkat, tetapi aku tidak menemukan suamj ku dan dia hanya mengirimkan ku pesan
'sayang kami bisa berangkat sendiri gak? aku ada sedikit urasan yang harus di selesaikan sebelum kita ke kota' begitulah isi pesan dari suami ku
aku pun memutuskan untuk pergi sendiri agar hari ini urusan ku cepat selesai dan aku bisa meahirkan dengan tenang. bersamaan saat aku akan berangkat mertua ku pun sudah keluar dari kamarnya
"kamu mau kemana? " tanya nya
"mau ke sekolah bentar mah ada dokumen yang mau aku bawa untuk keengkapam wisudah ku"
"ohhh baiklah tapi dimana dev?? jangan bilang kamu di biarkan berangkat sendiri??? tanya mertua ku dan aku hanya mampu mengangguk saja mau berkata apa lagi memang seperti itu kenyataannya
"anak itu benar benar kurang ajar, istti hamil malah dibiarin berangkat sendiri mana pake motor lagi" ocehan ibu mertua ku yang hanya bisa ku tanggapi dengan geleng geleng kepala
"gak apa apa kok mah, aku bisa dokter juga bilang kalau kandungan aku sehat dan kuat gak jauh juga deket kok sekolahan nya" jawab ku meyakinkan
"ya udah hati hati yah"
"iya mah"
aku pun berangkat ke sekolah denga kecepatan sedang karna aku merasa risih jika bayi ku di dalam sana terus menendang nendang sementara aku harus fokus membawa kendaraan.
kurang lebih 10 menit aku tiba di sekoah ku dan segera ku langkah kan kaki ku menuju ruangan kepaka sekolah untuk mendapatkan tanda tangannya. dan tepat sasaran hari ini urusan ku selesai akupun pamit untuk pulang karna sudah merasa sangat lelah.
pada saat pertengahan perjalanan aku mengingat sesuatu.
"astaga aku kan meninggalkan sepatu di rumah Shila, sebaiknya aku ambil dulu" monolog ku birbicara sendiri.
setelah tiba setengah perjalanan akupun segera membelokkan setir ke arah kanan aku sempat melirik ke kaca spion ad a sebuah motor dari arah belakangku tapi aku meyakinkan dia masih sangat jauh sehingga aku memeberanikan diri untuk mengarahkan motor ku ke arah berlawanan lalu
BRAKKKKK!!!!
motor yang tadi semoat aku yakinkan masih sangat jauh tiba tiba sudah menabrakku dari belakang dan aku terjatuh ke aspal dan motor ku terhempas lumayan jauh
"astagfirullah, anakku" aku berteriak sekuat mungkin mencemaskan anak yamg ada di dalam kandungan ku, aku frustasi warga sudah mulai berdatangan dan perlahan kesadaran ku sudah menghilang.
2 jam susah aku tidak sadarkan diri, dan pada saat aku tersadar aku sudah berada di rumah sakit. saat kesadaran ku sudah kembai full aku sedikit terkejut karena sudah berada dibrumah sakit.
lalu aku tersadar akan kejadian yang tadi memimpaku dan buah hatiku
refleks aku mengusap perutku dan memandang suster dengan mata berkaca kaca
keluargaku pun belum ada yang datang karna ponselku memang terkunci dan dilokasi kejadian tida ada yang mengenal ku makanya pihak rumah sakit kesuitan menghubungi suami dan keluarga ku.
"tenamg bu, kandungan ibu baik baik saja, jadi jangan khawatir, sebaiknya ibu minum dulu yah" seolah mengerti kecemasanku suster itu langsung menjawab isi kepalaku
alhamdulillah karna kami masih bisa selamat.
"bu, pa ibu menghafal nomer suami atau keluarga yang lain? kami belum menghubungi mereka karna tidak mendapatkan nomornya" lanjut suster itu
"iya suster 085*********" setelah aku menyebutkan nomernya suster itu pamit untuk menghubungi nomer tersebut karna kepalaku yang masih agak pusing aku kembali memejamkan mata dan ter tidur.
to be a continiu guys
kenalan dengan author yuk
Fb :Ramlahyanti Achmad
Ig :Ramalahyanti Achmad
wattpad : ZAVA1104
see you next episode
jangan lupa juga untuk baca cerita saya yang lainnya DOKTER CINTA KU _ _ _