" Astaga!" Ucap Anita sambil mengelus dadanya pelan.ketika Pria Asing itu muncul begitu saja dari balik pintu di gudang
pria itu nyengir sambil menggaruk kepalanya.
" Ngapain dibelakang pintu, sengaja mau bikin.kaget!??" Tanya Anita setelah jantungnya normal sambil membawa Nampan masuk dengan hati- hati.
" Aku ingin keluar mencari makan, tiba- tiba kamu masuk" jelas si pria.
Anita meletakan Nampan dilantai beralaskan tikar bekas.
" Tak perlu aku sudah membawa sarapanmu, makanlah, jika ingin menumpang jangan keluar tanpa izinku." Anita mengultimatum dengan tegas.
" Apa ini?" Tanya si pria dengan wajah mual melihat makanan yang dibawa Anita.
" Bayam, kangkung, tempe, tahu, sambal dan telur berserta nasi goreng.." Jelas Anita
" Dagingnya mana?, Aku suka daging..."
" daging!?" Ulang Anita.
pria itu mengangguk
Nggak ada daging dagingan,MAHAL!! udah numpang dikasih makan, pakai nawar pulak."
Anita melotot garang.
Dengan patuh pria itu makan, tapi wajahnya terlihat Aneh sekali.
" Namamu siapa?" Anita bertanya.
" Orang orang memanggilku Dark wolf, Namun Namaku sebenarnya adalah Satria."
"Serigala kegelapan.." Anita menterjemahkan
" Nama yang Aneh.."
" Setelah sarapan pergilah Mandi, aku akan meminjamkan baju Aldo padamu."
Satria tak menyahut.
" Lain kali berikan aku daging, aku tidak suka sayur sayuran.." pesannya saat Anita membawa Nampan keluar.
Anita mendelik marah, Namun tak berniat menurutinya
Aldo sudah berangkat sejak Pagi, hingga Anita bisa bebas keluar masuk gudang.
Setelah memilih beberapa baju Aldo yang sudah jarang dipakainya, Anita membawanya kegudang. Menyerahkan pada Satria.
" Pakailah ini setelah mandi, Aku harus bekerja, Kamu jangan melakukan yang Aneh aneh dirumahku, ingat jika Ada orang lain, kamu harus bersembunyi, jangan sampai orang melihatmu disini..."
" Baiklah!" Sahut Satria sambil menerima beberapa lembar baju dari tangan sigadis.
Setelah Anita pergi, Dark Wolf atau Satria masuk melalui pintu belakang yang sengaja dibiarkan terbuka oleh Anita.
Rumah sangat sunyi Dia mencari cari kamar mandi. lalu membersihkan diri disana, memotong rambutnya, mencukur jenggot dan kumis yang memenuhi seluruh wajah.
Kini penampilannya sudah Normal, kembali seperti sedia kala. Dia sudah berubah menjadi Dark Wolf kembali, SERIGALA TAMPAN berdarah Campuran Manusia dan manusia serigala.
Dia tersenyum puas.
Sudah lama dia tak melihat wajahnya dicermin.
Selesai dengan urusannya, Satria melihat lihat keadaan rumah Anita, Merasa tertarik dengan barang barang yang pertama kali dilihatnya, Semua terlihat Aneh tapi menarik.
" Apa ini?" Dia membuka kulkas, hawa dingin menyerbunya seketika.
Dia melihatnya tertarik.
" Astaga!, kenapa benda ini bisa sedingin ini?," Sambil memasukan kepala kedalamnya mencari tahu apa yang membuatnya seperti itu.
Dia mencomot sepotong kue coklat di kulkas
" Hmmm...manis" melahapnya dengan sekali suap, Lalu duduk nyaman disofa.
Dia melihat sebuah benda kecil kotak memanjang dan menekan tombolnya secara sembarang...
Televisi dihadapanya menyala, Sontak dia melempar remote ke atas sofa Lalu melompat untuk bersembunyi dibelakang sofa karena kaget.
matanya mengintip dibaliknya antara penasaran dan takut.
Setelah merasa benda tersebut Aman. Ragu- ragu dia mendekati kotak datar yang berisi manusia.
" Bagaimana caranya untuk masuk kesini..?"
Tangannya mengelus layarnya, berharap tangannya bisa menembus kedalam secara Ajaib. Dia semakin bingung Lalu duduk disofa dengan wajah penasaran
"Bagaimana mereka masuk kedalam kotak ini, sungguh Ajaib, padahal kotaknya sekecil ini, Bahkan mereka bisa memasukan gunung dan Laut, Astaga, luar biasa..." Satria terkagum kagum sendiri.
Karena tertarik dia pun memutuskan untuk menonton saja disana dengan penuh minat. sesekali dia memainkan remote, dan tertawa ketika gambar berpindah.