"Gue kira lo izin seminggu buat nikah," ucap Rio tiba-tiba yang membuat Gladis tersedak.
Gadis itu terdiam sejenak, membuka mulutnya hendak bersuara namun kalimatnya tertahan. Apa yang dilihat matanya kini seolah menghentikan waktu. Rara dengan Devan, berjalan bersama saling bergandengan tangan.
"Dis?" panggil Rio membuat Gladis mengerjapkan matanya, pertanyaan Rio tidak lagi penting bagi Gladis.
"Gue mau abisin ini es krim terus kita nonton, gimana? Tenang, gue yang traktir." tawar Gladis sembari melirik Devan dan Rara yang mengantri di bioskop.
"Nonton? Boleh."
Rio mulai senang, sepertinya Gladis sudah mulai tertarik dengannya. Tapi yang sebenarnya ini semua hanya karena Gladis ingin memantau Devan sekaligus memanasinya. Kalau Devan berani terang-terangan di publik dengan Rara,