Amar menggendong Rima ala bridal style membawanya ke ruang kesehatan kantor, dokter didalamnya langsung sigap dan membantu Amar meletakkan Rima diatas kasur, pelipisnya berdarah dan hingga kini belum sadarkan diri
"Mas, tolong ya mas, kalau semisalnya memang perlu saya bawanya kerumah sakit" ucap Amar kepada dokter Ryan yang sebayanya
"Iya pak Amar tenang, biar saya cek dulu kondisinya" silahkan bapak duduk terlebih dahulu
Sang dokter memeriksa keadaan Rima, dia kesulitan untuk mengobati luka Rima dipelipis, dia terpaksa membuka hijab Rima seketika dia melihat wajah Rima yang cantik, dokter Ryan tertegun memandangi Rima, mengerjapkan matanya dan kembali melakukan tugasnya, kali ini dia menangangi pasien penuh debaran di jantungnya, memang beberapa kali dia bertemu Rima di parkiran, kada