Ruangan yang penuh d******i warna putih dan biru, khas sekali ruangan rumah sakit, sprei atau sofanya pun biru. Ruang VVIP yang dihias lebih cantik dan modern ketimbang ruang rawat inap lainnya, tapi tetap saja bau obat masih kalah dengan aroma parfum ruangan. Sudah delapan hari dia dirawat disini, Devan sebenarnya membenci rumah sakit, namun karena sekarang ada istri tercintanya dia masih merasa agak nyaman dengan ruangan ini, matanya menatap intens istrinya yang sedang tertidur pulas disampingnya, entah istrinya bermimpi apa, sedari tadi alisnya bergerak naik turun dan sesekali dahinya berkerut, melihat wajah cantiknya membuat Devan mengukir senyuman dibibirnya.Dia mengusap halus dahi istrinya agar tak lagi berkerut dan mengecupnya pelan, namun aktivitasnya membuat Gladis terbangun dari