Tidak terasa, sudah dua bulan lamanya Matteo berada di London setelah dia melamar Kalila. Sekalipun Matteo memang tidak ingin membawa Kalila kembali ke Indonesia, mengingat negara itu membuat calon istrinya mengalami hal-hal yang buruk, dan takut jika Kalila malah semakin terpuruk jika dia bawa ke sana, tapi Matteo tetap membawa wanita itu untuk pulang. Alasannya hanya satu; mereka harus mengatakan pada keluarga mereka di sana soal rencana pernikahan mereka dan rencana mereka selanjutnya.
“Kamu sungguh baik-baik saja?” Kini, mereka sudah sampai di bandara Soekarno-Hatta, dengan Matteo yang menyeret satu koper berukuran kecil yang memuat baju salin mereka berdua dan perlengkapan lain yang sebenarnya tidak banyak.
Kalila sedari tadi tidak melepaskan genggaman tangannya dari Matteo. Bebera