Di sisil lain, Gala sangat cemas menantikan keputusan apa yang akan diambil perempuan itu. Berharap Sela bisa memikirkan baik-baik. Ini bukan hanya tentang wanita itu. melainkan juga anak yang sedang berkembang dalam kandungannya. Ia bukan lelaki yang lari dari tanggung jawab. Buktinya setelah dirinya tahu bahwa Sela mengandung. Manggala langsung menemuin wanita itu. Meskipun terasa canggung dan kaku. Namun, ia tetap melakukannya.
Lelaki itu sedari tadi jalan maju mundur dan mengoceh tak jelas. Membuta Iman yang melihatnya sedari tadi merasa kesal sendiri. Berulang kali menyuruh lelaki itu untuk diam. Namun tetap saja selalu sibuk jalan tanpa henti.
Jaiman tahu, ini masalah sangat penting. Namun, bukankah ini semua terjadi salah lelaki itu sendiri. Sudah mendapatkan perempuan baik-baik