Gisela merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan kedua kaki menggantung. Menatap langit-langit kamar yang berwarna abu-abu. Dirinya memang menginginkan kamar dengan nuasa kelabu. Mungkin sebagian orang akan mengatakan warna itu terlalu gelap dan tidak cocok buat kamar. Akan tetapi tidak menurut wanita itu. Ia sangat menyukai warna abu-abu. Terkesan penuh misteri dan dingin.
Ada magis sendiri dengan warna itu. Seolah memberinya ketenangan yang luar biasa hebat. Makannya ia suka kamar yang sederhana tanpa banyak perabot di dalamnya agar terlihat luas. Tak lupa dengan warna abu-abu sebagai pemanis dinding.
Dan sekarang, Sela melihat sekeliling yang sangat sesuai dengan keinginannya. Yang tahu hal ini hanya Aya, kemungkinan besar Gala melakukan ini karena permintaan sang adik. Bukan karena