“Apa?” tanya Sela untuk memastikan sekali lagi. Dirinya tidak salah dengar, ‘kan. Sejak kapan lelaki itu baik kepadanya. Bahkan mengajak pergi segala. Dulu, semua ia kerjakan sendiri. Bahkan untuk membeli kebutuhan mereka, ia berangkat sendiri. Manggala pasti tidak mau menemani. Dengan alasan sangat sibuk dengan pekerjaan kantor.
Lalu, kenapa sekarang malah mengajak keluar. Apa ini permintaan Aya. Entah mengapa pikirannya selalu mengarah ke sana. Karena Gala selalu menuruti kemauan sang adik. Tanpa peduli dengan perasaan orang disekitarnya.
Terlebih lagi, hubungan mereka seperti ini juga karena Aya. Alasan Gala menikahinya karena kemauan sang adik. Sedangkan dirinya tak bisa menolak. Sebab perasaan cinta ini begitu dalam kepada lelaki tersebut. Akan tetapi yang didapatkan hanya rasa sak