Manggala memandang Sela yang sedari tadi bicara. Merasa takjub dan luar biasa kuatnya. Tenaga wanita itu bener-benar tak ada habisnnya. Ternyata benar yang dikaakan Aya kala itu. Kalau membawa Sela bermain jangan sediakan uang banyak. Namun, tenaga yang banyak untuk menyeimbanginya. Karena sekalinya wanita itu jalan-jalan akan sangat susah untuk mengakhiri.
Aya memang memberi tahu banyak hal. Mulai hal kecil yang disukai wanita itu. sampia beberapa hal besar yang diminati oleh Sela. Dan juga segala sesuatunya yang dibenci. Sang adik sudah mengatakan semua yang diketahui.
Namun, itu semua belum tentu kebenarannya. Hanya gambaran besar untuknya yang akan membantu mengambil lagi hati dan juga cinta Gisela.
Termasuk dalam hal jalan-jalan. Aya memberikan bebera tips untuknya. Entah apa yan