“Selain dua hal ajaib tadi yang udah gue jelasin, ada hal lain juga yang nggak gue duga bakal terjadi sama gue di usia remaja gue ini,” saat mengucapkan kalimat itu, Ros menoleh pada Taji dan melanjutkan kalimatnya. “Gue pikir dia cuma makhluk yang membutuhkan gue demi kepentingannya doang. Karena dari awal gue emang menduga dia seperti itu. Gue juga lupa kapan tepatnya gue merasa bahwa dia menarik dan bikin gue lupa kalo dia bukan manusia,” ucap Ros lagi. “Semula gue pikir hal seperti itu cuma bisa terjadi sama orang-orang yang umum aja. Gue nggak masuk hitungan, karena dari awal gue sudah mengecap diri gue sendiri nggak umum sama manusia biasa.” Kalimat Ros terhenti lagi. “Tapi semakin gue tahan, semakin gue kepikiran. Cuma karena gue juga punya urusan sama hidup gue sendiri yang perlu d