Seusai menemukan alasan kilatan cahaya itu muncul, Bella melanjutkan membaca buku Sihir Kristal. Ia mencari cara untuk menaklukkan danau dan air terjun Kristal. Malam ini cahaya bulan turut menerangi kamar Bella. Dipandangnya suasana langit yang sesaat mencuri perhatiannya. Bulan tampak gagah dengan bentuk yang bulat sempurna, bintang-bintang pun turut menghiasi langit malam ini. "Sungguh indah sekali langitnya," gumam Bella.
Puas sudah Bella memandangi langit malam ini. Ia kembali larut dalam bacaannya. Tak lama setelah memusatkan perhatiannya pada buku Sihir Kristal, Bella terkejut bukan main saat dia membaca bagian badai di sekitar danau Kristal.
Yang terjadi siang itu memang bukan tergolong badai, namun di sekitar danau Kristal tidak pernah ada hujan deras disertai angin kencang seperti beberapa waktu lalu. Badai di danau Kristal terjadi karena adanya bahaya di hutan Ilusi, hutan yang mengelilingi danau Kristal dan air terjun Kristal.
Yang membuat Bella tertegun adalah karena selama ini di sekitar rumahnya tidak pernah ada badai apapun, sedangkan rumahnya dikelilingi hutan rimbun yang hampir tak terjamah manusia, tentu saja selain Bella dan Bibi Delia. Danau Kristal dan air terjun Kristal selama ini telah dilindungi oleh tameng yang tak terlihat. Tameng itu menghalau segala macam badai dan bahaya apapun, karena begitu pentingnya danau dan air terjun untuk masa depan Kerajaan Magie.
Setiap ada bahaya yang datang, akan teralih ke hutan Ilusi. Hutan Ilusi adalah hutan paling berbahaya di Kerajaan Magie. Hutan itu penuh dengan perangkap, bahkan kabarnya setiap ada manusia yang masuk ke hutan Ilusi tidak akan pernah bisa keluar kecuali dibantu oleh pewaris sihir Kristal. Namun beda lagi dengan manusia yang memiliki ambisi untuk menguasai dunia. Dia pastinya memiliki banyak cara untuk masuk dan keluar hutan. Dan sangat disayangkan karena hari ini Bella mendapat kilatan cahaya penghormatan sekaligus tanda bahaya.
Hutan Ilusi juga membutuhkan penyeimbang tiap periode pergantian pewaris sihir Kristal. Ketika hutan Ilusi sedang melemah seperti saat ini, bahaya itu datang. Bella sangat yakin bahwa Raja Kegelapan sudah merencanakan ini semua. Raja Kegelapan dengan sengaja mengganggu keseimbangan hutan Ilusi, tentunya dengan berbagai cara liciknya. Dengan kekuatan yang ia bangun selama ini dan dengan ambisinya, ia akan dengan mudah menaklukkan hutan Ilusi yang sedang membutuhkan perlindungan. Apa yang dia incar? Tentu saja danau dan air terjun Kristal. Dia begitu berambisi untuk menjadi penguasa dunia satu-satunya dengan merebut paksa kekuatan dari danau dan air terjun Kristal.
Raja Kegelapan tak pernah menyadari bahwa pewaris sihir Kristal telah terlahir dan sudah siap diberikan tanggung jawab sebagai penyeimbang bumi, yang bahkan dirawat oleh Bibi Delia di dekat danau dan air terjun Kristal. Dan saat ini Bella berjanji akan segera mengambil kekuatan yang seharusnya miliknya.
Setelah mendapat jawaban atas pertanyaannya, Bella memutuskan untuk istirahat lebih awal karena esok dia akan membutuhkan banyak tenaga untuk memulai penyatuan kekuatan. Kekuatan yang secara khusus diberikan untuk pewaris sihir Kristal.
Setiap periode 1000 tahun akan ada pewaris sihir Kristal dan setiap selesai penyatuan kekuatan pewaris sihir Kristal dengan danau dan air terjun Kristal, kekuatan yang ada di danau dan air terjun akan dipulihkan perlahan dan akan mencapai level maksimal ketika pewaris selanjutnya sudah siap diberikan tanggung jawab.
Raja Kegelapan sudah memperkirakan penghitungan periode itu sehingga siang tadi Raja Kegelapan memorakporandakan Hutan Ilusi. Namun hutan Ilusi masih bisa bertahan meskipun kekuatan di dalamnya sudah perlahan melemah dan membutuhkan perlindungan dari pewaris sihir Kristal. Sayangnya Bella belum siap penyatuan kekuatan sehingga belum bisa membantu hutan Ilusi menyusun kembali kekuatannya.
Bibi Delia tidak pernah mengira Raja Kegelapan akan bertindak cepat sehingga Bibi Delia belum memberikan banyak pengetahuan untuk Bella. Bibi Delia bahkan tidak bisa membaca buku sihir Kristal karena buku itu hanya bisa dibaca oleh pewaris sihir Kristal. Tanpa sepengetahuan Bella, Bibi Delia mengerahkan kekuatan untuk memberikan perlindungan pada hutan Ilusi dengan elemen sihir tanah dan angin. Ketika Bella sudah menguasai buku itu maka kekuatan Bibi Delia yang terkuras untuk melindungi hutan Ilusi akan dipulihkan oleh Bella dengan sihir Pemulih. Sebelumnya pun tanpa Bella sadari, Bella telah beberapa kali menggunakan sihir itu ketika berlatih dengan Bibi Delia di lapangan samping rumahnya. Namun saat ini sihir Pemulih yang Bella miliki belum mencapai level maksimal sehingga tidak bisa memulihkan kekuatan seseorang, hanya bisa memulihkan energi dan menyalurkan efek hangat pada penerima, juga hanya sedikit saja memberikan efek pengobatan pada orang yang terluka.
Bella terbangun pukul dua dini hari. Ia segera bersiap-siap untuk melakukan penyatuan kekuatan. Penyatuan kekuatan itu akan lebih maksimal jika dilakukan dini hari sehingga Bella kemarin istirahat lebih awal. Ia menuju kamar Bibi Delia.
"Bibi Deliaaaa, apa Bibi sudah bangun?" tanya Bella sambil mengetuk pintu Bibi Delia pelan.
"Sebentar Bella, Bibi sedang mencari baju yang akan kamu gunakan untuk penyatuan kekuatan, buka saja pintunya," ucap Bibi Delia.
"Bella masuk ya Bi," jawab Bella di balik pintu. Bella ikut membantu Bibi untuk mencari bajunya. "Bi apa tidak bisa kita cari baju itu di kotak yang ada di sana?" lanjut Bella sambil menunjuk sebuah kotak kayu yang sepertinya sudah lama tidak dijamah.
"Tak salah lagi, kau memang pewaris sihir Kristal. Bibi hampir melupakan kotak itu Bella. Sepertinya Bibi sudah terlalu tua." Bibi menghampiri kotak yang ditunjuk Bella. Diusapnya debu di atasnya dan segera ia bersihkan tangannya untuk mengambil baju penting tersebut. "Baju ini dipenuhi energi sihir yang hanya bisa digunakan pewaris sihir Kristal," kata Bibi Delia.
"Bibi, apakah bisa aku menggunakan baju ini? Lihatlah, baju ini baju seorang pria Bi." Bella menatap baju yang baru dikeluarkan dari kotak dengan heran. Bibi Delia mengeluarkan sebuah baju berwarna putih dan terlalu besar jika dikenakan Bella.
"Bella, pakailah terlebih dahulu," ucap Bibi. Bella segera mengambil baju itu dari tangan Bibi dan segera memakainya. Bella tertegun ketika baju itu mulai berubah bentuk dan mengubah ukurannya sesuai tubuh Bella, dan yang membuat Bella semakin heran adalah rasa hangat yang ia rasakan ketika baju itu sempurna di tubuhnya.
"Bibi ini sangat kereeennn, luar biasa sekali Bi. Bajunya berubah!" Bella tak henti-hentinya mengagumi baju itu.
"Sudah Bella, mari kita segera melakukan penyatuan kekuatan. Kau harus segera membenahi hutan Ilusi atau kau akan bertarung dengan Raja Kegelapan sebelum kau menguasai seluruh sihir Kristal." Bibi Delia segera menyadarkan Bella.
Bella terkesiap dan mulai konsentrasi kembali. Ia saat ini baru masuk usia 17 tahun dan sudah diberikan tanggung jawab besar pada usianya ini. Tak perlu disangkal, dengan usianya yang masih muda ini, tingkah Bella masih sedikit kekanakan. Ia belum sepenuhnya dewasa dan memikirkan tanggung jawab sebesar itu. Dia belum tau arti tanggung jawab itu sebenarnya. Namun dia bisa dianggap cukup dewasa di usia mudanya ini.