Pada minggu kesepuluh, Juardi mengirim pemberitahuan bahwa ia memperoleh izin untuk memperlihatkan beberapa dokumen perusahaan keluarga. Ia tidak menyerahkan seluruh buku. Ia membawa faktur, bukti pengiriman, dan lembar proyeksi usaha yang disebut dalam proposal. Naumi ikut hadir, sementara Dea memilih datang setelah meminta izin Gama.
Lembar proyeksi menunjukkan bahwa jika kerja sama dengan Pradipta pulih, perusahaan Juardi berpotensi mendapat kontrak perawatan armada dengan nilai lebih besar daripada transaksi lama. Di bagian catatan, seseorang menulis bahwa kedekatan keluarga melalui pertunangan dapat “mengurangi penolakan dan mempercepat pembicaraan”. Juardi mengakui catatan itu dibuat olehnya. Ia mengatakan angka tersebut adalah perkiraan pemasaran, bukan janji keuntungan pasti.
Gama bertanya apakah Dea mengetahui proyeksi itu. Dea mengatakan tidak. Ia tahu orang tuanya berharap hubungan mereka membantu negosiasi, tetapi baru melihat angka setelah proposal ditemukan. Ia tidak mencoba menyangkal tanggal dokumen. Gama juga bertanya kepada Naumi. Naumi menjawab ia telah membaca proyeksi dan menyetujuinya sebagai kemungkinan bisnis, tetapi tidak pernah menjanjikan kontrak akan diberikan karena pertunangan.
Petugas hukum menegaskan bahwa proyeksi keuntungan membuktikan adanya kepentingan finansial dalam rencana, tetapi tidak membuktikan bahwa setiap tagihan salah atau bahwa keluarga melakukan tindak pidana. Untuk menilai transaksi, faktur harus dicocokkan dengan pengiriman dan pembayaran. Gama meminta semua pihak memisahkan dua hal itu dalam notulen.
Dokumen pengiriman mencatat sebuah batch suku cadang diterima pada tanggal tertentu. Catatan gudang Pradipta menyebut penerimaan dua hari kemudian. Namun, nomor kendaraan pada kedua berkas berbeda atau tidak tercantum. Satu lembar hanya menunjukkan kendaraan operasional; tidak ada nomor mobil pribadi Geraldi.
Juardi mengatakan perbedaan itu pernah menjadi alasan perusahaan berselisih dengan Diandra. Ia menuduh pihak Pradipta mengubah jadwal setelah barang diserahkan, sementara Naumi berkata tanda terima mereka tidak cocok dengan faktur. Tidak ada pihak yang dapat menjelaskan selisih itu dengan dokumen yang tersedia saat itu.
Gama meminta izin kepada Diandra untuk melihat dokumen keluarga yang berkaitan. Ia tidak ingin mengambil berkas dari perusahaan secara sepihak. Diandra menyetujui permintaan terarah dan mengirimkan surat persetujuan kepada bagian arsip. Ia menetapkan bahwa informasi personal yang tidak relevan harus tetap ditutup.
Dea berbicara setelah orang tuanya selesai. Ia mengakui bahwa ia menerima manfaat dari hubungan tersebut: Gama mempercayainya, sementara keluarganya berharap akses itu membantu bisnis. Ia menyatakan tidak pernah sengaja membuat Gama menyetujui proposal, tetapi tetap membiarkan rencana itu berjalan. Ia tidak meminta Gama menganggap pengakuan itu cukup.
Gama menyimpan salinan proyeksi yang dibagikan dengan izin. Ia berkata dokumen tersebut menguatkan adanya maksud mencari keuntungan dari kedekatan mereka, tetapi belum membuktikan pelanggaran transaksi tertentu. Ia akan meninjau hubungan mereka secara terpisah dari proses pemeriksaan bisnis.
Gama memeriksa lembar proyeksi bersama Farel. Pada kolom asumsi, tertulis bahwa peluang negosiasi meningkat bila hubungan keluarga diterima Diandra. Di halaman lain, nilai kontrak diperkirakan naik jika keluarga Pradipta kembali memakai pemasok lama. Tidak ada jaminan atau tanda tangan, tetapi angka itu memperlihatkan manfaat yang diharapkan keluarga Dea.
Farel bertanya apakah Gama ingin menghubungi Diandra segera. Gama menjawab ia harus meminta izin terlebih dahulu karena proyeksi menyebut kontrak keluarga mereka. Diandra menerima panggilan dan setuju bagian arsip memeriksa catatan yang relevan. Ia meminta Gama tidak mengirim dokumen internal kepada Giana hanya karena Giana juga menelusuri kecelakaan. Kedua jalur harus tetap terpisah kecuali ada dokumen yang secara sah dapat dibandingkan.
Gama menyampaikan batas itu pada pertemuan. Giana tidak hadir dan tidak diminta memberi pendapat. Petugas hukum menyarankan mereka mencatat tanggal, bukan mengirim salinan pribadi. Semua pihak menyetujui. Dea berkata ia tidak ingin nama Giana dipakai lagi dalam pembicaraan bisnis.
Mereka membandingkan nomor faktur dengan tanda terima. Beberapa angka berurutan, namun satu bagian nomor tertutup oleh stempel. Petugas tidak memperkirakan apa yang tertulis. Juardi meminta izin untuk menghubungi mantan bagian gudang, tetapi petugas berkata ia boleh melakukannya sebagai wakil perusahaannya, bukan mewakili kelompok ini. Keterangan itu perlu disampaikan tertulis dan disertai identitas pemberi informasi.
Naumi mengakui ia pernah memberi tahu Dea agar “menjaga hubungan dengan Gama dulu”. Ia mengatakan maksudnya agar mereka tidak bertengkar sebelum proposal bisnis dibahas. Gama bertanya apakah ia merasa wajar mengaitkan hubungan pribadi dengan keuntungan kontrak. Naumi menjawab saat itu ia membenarkan keputusan tersebut karena takut bisnis keluarga terus merugi. Sekarang ia melihat bahwa ia menaruh beban pada Gama tanpa memberi tahu.
Dea berkata ia juga membenarkan sikap diamnya karena berharap pernikahan membuat mereka semua berhenti curiga. Ia tahu tidak ada persetujuan Gama untuk menjadi perantara bisnis. Ia tak mengklaim cinta mereka palsu, tetapi mengakui ia mengambil manfaat dari kepercayaan Gama dan mengabaikan risiko bagi dirinya.
Farel merangkum fakta yang mereka sepakati. Proposal mencantumkan harapan keuntungan dari hubungan keluarga; kontrak baru belum disepakati; transaksi lama memiliki perbedaan yang belum dijelaskan; dan tidak ada bukti dari dokumen ini mengenai sabotase mobil. Gama meminta rangkuman dibacakan kembali sebelum siapa pun menyetujuinya.
Gama pulang dan tidak menelepon Dea malam itu. Ia membaca kembali catatan yang dibuatnya, memastikan keputusan tidak berasal dari satu kalimat yang menyakitkan. Ia juga mengingat bahwa ia telah melihat pesan dan proposal dengan izin, bukan dari rumor. Keesokan pagi ia meminta pertemuan secara langsung, sehingga Dea dapat mendengar keputusan tanpa perantara.
Petugas hukum membacakan ringkasan proyeksi sebelum menyimpannya. Mereka menyetujui kata “diharapkan” dan menolak kata “dijamin”, sebab tidak ada kontrak yang memastikan keuntungan itu benar terjadi. Gama meminta perbedaan istilah tersebut dipertahankan dalam semua salinan ringkasan.
Dea meminta waktu beberapa menit sebelum pulang. Gama tidak mengikutinya ke luar. Ia tetap di tempat, memberi ruang agar keputusan yang baru disampaikan tidak berubah menjadi pertengkaran.
Juardi mengonfirmasi ia akan mencari bukti pengiriman, sedangkan Naumi memeriksa pesan lama yang menyertai koreksi tagihan. Gama menegaskan mereka tidak perlu menyelesaikannya dalam satu hari.