"Kenapa, Kak?" tanya Nadira kemudian.
Aisyah mengelus perutnya yang mulai tampak berisi, lalu gadis berdarah Minang itu berbisik di telinga Nadira dengan berkata, "debaynya lapar."
"Serius?"
Aisyah mengangguk mengiyakan.
"Ya, udah. Cari makan dulu kalau begitu," ucap Nadira kemudian.
Nadira pun mengatakan apa yang dikatakan Aisyah kepadanya ke Amar. Sontak Aisyah menyenggol lengan Nadira.
"Ish, malah dibilang," kata Aisyah.
"Katanya lapar. Abang Tampan, cari makan dulu. Tapi macet gini gimana caranya, ya."
Amar pun kemudian meminta Nadira membawa Aisyah ke mini market di seberang. Nadira pun mengiyakan.
Sementara Amar, lelaki itu mencari celah untuk menepi. Setelah beberapa saat, barulah Amar menyusul Aisyah dan Nadira di mini market itu.
***
Setelah berdiskusi hendak makan