Setelah usai melaksanakan Salat Duha di musala pasar, Aisyah dan Samuel kembali melanjutkan petualangan mereka di pasar tradisional itu.
Hal utama yang dicari Aisyah tentu saja jajanan makanan. Memang gadis Minang itu suka makan, tetapi kurang suka dengan makan nasi. Aisyah lebih suka ngemil: roti, kue-kue basah, kue kering, dan lain sebagainya.
Bahkan gadis Minang itu sanggup dalam seharian makan tanpa nasi. Terpenting lambungnya terisi dengan jajanan tadi. Sebab itulah sekarang Aisyah masih saja berputar-putar di los penjaja makanan.
"Ai, mau cari apa lagi? Itu udah banyak, loh." Samuel sedikit protes. Sedari tadi lelaki jakung itu diajak berputar sambil membawa dua jinjing goodie bag yang berisi hampir makanan semuanya.
"Bentar, Abang. Masih ada satu lagi yang belum ketemu."
S