------------------------
Warren kembali kepada Selena, sedangkan Moreau mengejar Karel bersama tim Swiss. Celeste memadamkan generator, tetapi daya cadangan ikut mati. Mahkota mulai menghitung enam puluh detik sebelum mengirim kejutan.
Elias memeriksa rancangan dari kamera. Perangkat memiliki pengunci mekanis di belakang leher yang hanya terbuka jika perintah kedua diterima. Perintah itu harus memperluas kekuasaan Raja, bukan menghapusnya.
Selena menolak memberi perintah yang menempatkan orang lain di bawah kendalinya. Dorothy menyarankan menggunakan bahasa sistem melawan dirinya sendiri, seperti ketika Selena menghapus kategori The Crown.
Ian membaca aturan pendiri dari bagian Daftar Nol yang tersalin. Raja boleh menetapkan semua bidak sebagai Raja jika memperoleh persetujuan Ratu.
Celeste berdiri di depan sensor. 'Aku setuju.'
Selena memberi perintah: 'Tetapkan setiap manusia sebagai pemilik pilihannya sendiri. Tidak ada bidak.'
Sistem mencoba menerjemahkan kalimat itu. Penghitung tinggal dua belas detik. Warren memegang pengunci agar kejutan tidak menekan tengkuk Selena.
PERINTAH DITERIMA.
Mahkota terbuka. Semua pintu benteng terbuka bersamaan. Layar menampilkan ribuan akun berubah status dari bidak menjadi pengguna bebas, kemudian jaringan pusat kehilangan wewenang memberi hukuman otomatis.
Selena melepaskan mahkota dan menyerahkannya kepada tim bom. Ia pusing, tetapi tetap sadar.
Karel melarikan diri melalui lereng utara menggunakan kendaraan salju. Modul yang dibawanya memuat dua puluh delapan persen Daftar Nol yang belum tersalin. Moreau mengejar dengan helikopter, tetapi badai salju membatasi pandangan.
Thomas memperhatikan peta panas. Karel menuju danau beku, bukan perbatasan. Ia mungkin memiliki pesawat kecil di sisi lain. Warren serta Selena tidak ikut pengejaran; tim terlatih mengambil alih.
Celeste memberikan kode kendaraan. Polisi mematikan mesin dari benteng, tetapi Karel melepas modul kendali dan terus bergerak manual. Moreau menurunkan dua petugas di jalur depan.
Karel menembak mereka dari jauh. Satu petugas terluka. Kendaraan salju kemudian menabrak retakan es dan terbalik. Karel keluar membawa modul serta pistol.
Polisi memintanya menyerah. Ia mengancam melempar modul ke danau. Moreau mengatakan data bukan alasan membiarkannya lolos. Keselamatan petugas lebih penting daripada dua puluh delapan persen daftar.
Karel tampak tidak memahami keputusan itu. Seluruh hidupnya dibangun pada keyakinan bahwa informasi selalu lebih berharga daripada manusia. Ia menembak ke arah helikopter dan mundur ke atas es tipis.
Es pecah. Karel jatuh bersama modul.
Petugas melempar tali. Karel menolak meraihnya sampai tubuhnya mulai tenggelam. Moreau tetap memerintahkan penyelamatan. Karel akhirnya ditarik keluar dan ditangkap. Modul tahan air ditemukan oleh penyelam beberapa jam kemudian.
Di benteng, tim forensik menemukan ruangan tahanan berisi tujuh orang. Mereka adalah pembuat sistem yang diculik agar terus memelihara jaringan. Salah seorang perempuan bernama Hana Petrov mengaku Frost memaksa mereka membuat mekanisme mahkota.
Hana membantu membuka modul Karel. Daftar Nol lengkap memuat nama enam keluarga pendiri, perusahaan pemasok, dan pejabat yang melindungi permainan pertama. Salah satu nama membuat Elias terdiam: putrinya, Rose Ward.
Rose tidak tercatat sebagai korban. Statusnya adalah PENDIRI KETUJUH.
Elias bersikeras Rose baru berusia tujuh belas tahun dan menentang eksperimen. Hana menunjukkan rekaman lama. Dalam video, Rose merancang sistem pemungutan suara penyintas. Ia ingin peserta dapat menentukan aturan sendiri. Setelah kematiannya, Elias mengubah rancangan itu menjadi mekanisme Raja.
Kebenaran lebih rumit daripada pengakuan Elias. Ia tidak hanya kehilangan putrinya karena permainan; ia mengambil gagasan putrinya dan memutarbalikkannya demi mempertahankan jaringan.
Elias mengakui semuanya dalam rekaman resmi. Marianne meninggalkan ruang pemeriksaan tanpa berbicara kepadanya.
Daftar Nol juga menunjukkan The Crown bukan nama pertama organisasi. Awalnya proyek itu bernama Common Ground dan bertujuan mempelajari kerja sama saat krisis. Pendana mengubahnya menjadi tontonan, sedangkan Elias membiarkannya karena uang penelitian.
Selena meminta semua rekaman Rose dipisahkan dari propaganda dewan dan diserahkan kepada Marianne. Nama Rose harus dinilai dari tindakan sebenarnya, bukan label pendiri atau korban.
Ketika polisi membawa Celeste keluar, perempuan itu bertanya apakah perintah Selena benar-benar mematikan permainan.
'Sistemnya mati,' jawab Selena. 'Orang-orang yang membuatnya masih harus dihentikan.'
Celeste mengangguk dan masuk ke kendaraan tahanan. Ia tidak meminta diperlakukan sebagai pahlawan.
Di layar utama, seluruh jaringan Benteng Kaca padam. Namun Hana menemukan satu sambungan yang tidak ikut terputus. Sambungan itu mengarah kembali ke Birmingham.
Seseorang telah menjalankan salinan sistem dari kota tempat semua penyintas pulang.
Ellison memerintahkan agar kabar sambungan Birmingham tidak disebarkan melalui jaringan biasa. Jika pengelolanya mengetahui Benteng Kaca jatuh, ia mungkin menyerang keluarga atau menghapus server. Hanya petugas yang lolos pemeriksaan baru menerima alamat teknis.
Ian mengenali nomor perusahaan pada sambungan. Perusahaan itu pernah mengelola kamera mansion Gerald, lalu berganti nama setelah aset Tramonde dibekukan. Kontrak terbarunya justru berasal dari yayasan korban karena dokumen pengadaan lama belum diperbarui. Musuh masuk bukan dengan meretas pintu, tetapi melalui warisan administratif yang dianggap tidak penting.
Thomas merasa bersalah karena beberapa sesi terapinya berlangsung di gedung yayasan. Informasi yang ia berikan mungkin dipakai memantau penyintas lain. Dokternya menegaskan tanggung jawab berada pada pihak yang menyalahgunakan catatan. Thomas tetap menyerahkan jadwal lengkap agar polisi dapat mengetahui kapan pengawasan dimulai.
Dorothy menemukan gambar memorial dalam paket data. Titik kamera ditandai seperti petak permainan, tetapi belum ada daftar hukuman. Pengelola sistem tampaknya mengamati kebiasaan dan menunggu jaringan luar runtuh sebelum bertindak.
Celeste menyebut satu nama yang mungkin bertanggung jawab: Beatrice Cole. Ketika Gerald III menjadi pewaris, Beatrice mengurus rumah, pengawal, makanan, serta pemindahan tubuh tanpa pernah duduk dalam rapat dewan. Ia mengetahui semua orang, tetapi semua orang menganggapnya pelayan.
Isabelle membenarkan Beatrice menghilang pada malam penghancuran pulau. Pintu servis tempat ia terakhir terlihat terhubung ke perahu persediaan. Tidak ada bukti ia berada dalam ledakan.
Selena melihat pola lama kembali muncul. Orang yang dianggap latar belakang justru dapat mengatur seluruh panggung. Mereka tidak akan meremehkan Beatrice karena usia atau pekerjaannya.
Operasi Swiss belum selesai, namun ancaman telah pulang lebih dahulu. Ellison menyiapkan pesawat, sementara polisi Birmingham bergerak mengamankan memorial dan yayasan tanpa menimbulkan kepanikan.
------------------------