------------------------
Sambungan Birmingham aktif sejak memorial dibuka. Server kecil tersembunyi dalam jaringan kamera kota, mengambil wajah keluarga korban dan memantau pergerakan Selena. Tidak ada bukti permainan baru, tetapi pengawasan berlangsung setiap hari.
Ellison menghubungi kepolisian setempat dan meminta pemeriksaan tanpa menyalakan alarm jaringan. Alamat pusat sinyal mengarah ke gedung yayasan pemulihan yang dikelola Ian.
Ian menyerahkan seluruh akses. Ia tidak mengetahui ada server rahasia di bawah ruang arsip. Gedung itu dahulu milik perusahaan Tramonde dan direnovasi sebelum aset disita. Isabelle mengingat ruang bawah kedua yang hanya dapat dibuka melalui lift barang.
Polisi menemukan pintu tanpa gagang. Sensor menerima darah Tramonde. Ian membukanya di bawah pengawasan. Di dalam terdapat komputer, kamera, serta dinding penuh foto para penyintas sejak kembali dari pulau.
Pada meja terletak jadwal terapi Thomas, kunjungan Dorothy, kegiatan Jeremy, dan pertemuan Amelia. Pengawasan itu menjelaskan bagaimana Frost mengetahui waktu terbaik menyerang rumah aman.
Server dijalankan seseorang dengan nama Pengurus Rumah. Dorothy mengenali gaya catatannya. Pengurus selalu menyebut Selena sebagai Nona Raja dan Warren sebagai Tuan Pembalik. Ia tidak memakai bahasa Celeste, Vale, atau Gerald.
Jeremy menemukan satu foto lama di dinding: pengurus rumah tangga mansion Tramonde bernama Beatrice Cole. Semua orang mengira ia meninggal dalam ledakan ruang mesin, tetapi jasadnya tidak pernah ditemukan.
Beatrice membesarkan Gerald III sejak kecil dan mengatur staf permainan. Isabelle menyebutnya lebih setia kepada keluarga daripada pewaris mana pun. Jika The Crown runtuh, Beatrice mungkin ingin membangun kembali permainan sebagai warisan pribadi.
Rekaman kamera memperlihatkan perempuan tua memasuki server semalam sebelumnya. Ia membawa koper dan berjalan tanpa tergesa. Pengenalan wajah mencocokkannya dengan Beatrice yang telah menua.
Polisi melacak kartu transportasinya ke memorial Birmingham. Selena, Warren, Amelia, serta keluarga korban baru saja berkumpul di sana untuk rapat pengawasan Daftar Nol.
Ellison memerintahkan evakuasi. Selena tidak mengumumkan ancaman melalui pengeras suara karena dapat memicu kepanikan. Ia bersama Warren membagi peserta rapat ke beberapa pintu dan meminta mereka berjalan tenang.
Amelia melihat koper hitam di bawah bangku nama Grissham. Koper itu mengeluarkan bunyi detik, tetapi tidak memiliki kabel terlihat. Tim bom masih sepuluh menit dari lokasi.
Thomas mengenali bunyi tersebut sebagai jam permainan mekanis. Koper mungkin bukan bom; tetap saja tidak boleh dibuka. Mereka memperluas perimeter dan memindahkan semua orang.
Beatrice muncul di balkon memorial sambil membawa kendali. Ia meminta Selena tetap di tengah halaman. Jika Selena pergi, katanya, koper akan membuka tabung gas yang terhubung ke sistem ventilasi bawah tanah.
Selena berhenti, tetapi tidak menyuruh orang lain kembali. Warren tetap di luar garis pandang dan menghubungi Ellison.
Beatrice menyebut dirinya Pengurus Rumah terakhir. Menurutnya, keluarga Tramonde, The Crown, dan Benteng Kaca gagal karena mereka memperlakukan permainan sebagai bisnis. Baginya, permainan adalah tradisi yang harus diwariskan.
'Tradisi pembunuhan bukan warisan,' kata Selena.
'Kau menjadi dirimu karena kami.'
'Aku menjadi diriku karena orang-orang yang membantuku keluar.'
Beatrice menekan satu tombol. Koper terbuka sedikit dan mengeluarkan kabut putih. Sensor udara polisi menunjukkan kabut hanyalah uap air. Koper itu umpan agar semua perhatian tertuju pada memorial.
Warren menyadari sasaran sebenarnya adalah server Daftar Nol di kantor polisi. Frost dan Vale sudah ditahan, tetapi mungkin masih ada anggota Lingkaran Nol yang menunggu evakuasi gedung.
Ellison menghubungi pusat. Dua petugas palsu baru saja mencoba memasuki ruang bukti memakai perintah darurat atas nama Beatrice. Penjaga menahan mereka karena sistem verifikasi ganda yang dibuat setelah pengkhianatan Crane.
Rencana Beatrice gagal.
Perempuan tua itu berlari menuju atap. Selena tidak mengejar. Penembak polisi sudah menutup jalan, sedangkan Moreau berbicara melalui pengeras suara agar Beatrice menyerah.
Beatrice mengancam melompat dan membawa kendali gas. Tim bom memastikan tidak ada gas. Kendalinya hanya mengaktifkan uap serta jam.
Ketika menyadari ia tidak lagi memegang nyawa siapa pun, Beatrice tampak lebih takut daripada semua pemain yang pernah ia awasi. Ia meletakkan kendali, kemudian ditangkap tanpa perlawanan.
Pemeriksaan server rumah menemukan nama dua belas anggota Lingkaran Nol. Operasi serentak menangkap sembilan orang. Tiga lainnya melarikan diri, tetapi rekening serta identitas mereka diketahui.
Ian menutup sementara gedung yayasan dan memindahkan layanan korban ke tempat netral. Ia meminta audit independen atas setiap bangunan serta rekening. Isabelle membantu menjelaskan ruang warisan, lalu kembali ke tahanan untuk menunggu sidangnya.
Thomas membakar salinan jadwal pengawasan setelah polisi membuat bukti digital. Dorothy menolak melihat semua fotonya; ia tidak ingin Beatrice menentukan bagaimana ia mengingat masa pemulihan.
Seminggu kemudian, memorial dibuka kembali tanpa kamera tersembunyi. Sistem keamanan dikelola bersama keluarga, polisi, dan lembaga independen. Tidak satu pihak memiliki seluruh akses.
Selena berdiri di depan nama Grissham bersama Amelia. Warren memeriksa bangku terakhir, bukan karena takut permainan dimulai, melainkan kebiasaan yang belum hilang.
'Kau boleh duduk,' kata Selena.
'Aku tahu.' Warren tersenyum dan duduk di sampingnya.
Ellison membawa laporan dari Benteng Kaca. Tidak ada sambungan aktif lain. Sel-sel tersisa sedang diburu melalui jalur hukum internasional. Beatrice, Frost, Vale, Orsic, Karel, dan Elias akan menghadapi perkara berbeda berdasarkan tindakan masing-masing.
Selena membaca surat Theresa sekali lagi. Hidup bukan berarti melupakan. Hidup berarti ingatan tidak lagi menentukan setiap langkah.
Ponselnya berbunyi. Semua orang menoleh, lalu tertawa kecil ketika layar hanya menampilkan pengingat makan malam bersama Jeremy.
Tidak ada koordinat. Tidak ada bidak. Tidak ada hitung mundur.
Selena menyimpan ponsel dan berdiri.
Di gerbang memorial, seorang anak meletakkan bunga untuk korban yang tidak pernah dikenalnya. Ia bertanya kepada ibunya mengapa begitu banyak nama berada di sana. Sang ibu menjawab bahwa mereka adalah orang-orang yang akhirnya ditemukan.
Selena menggenggam tangan Warren dan berjalan keluar bersama yang lain.
Rumah pernah menjadi tempat permainan bersembunyi.
Kini rumah adalah tempat para penyintas saling menjaga.
------------------------