------------------------
Nia memerintahkan tim bawah tanah tidak bergerak terburu-buru. Marcus pasti menunggu mereka memotong kabel yang salah. Ahli bom mengirim pulsa kecil dan mengukur respons. Empat kabel pertama ternyata hanya sensor, sedangkan kabel besar membawa arus menuju seluruh pondok.
Warren menduga dua cabang hilang memakai pemicu radio. Julian sengaja mencampur sistem agar polisi tidak dapat memakai satu solusi.
Selena meminta berbicara dengan Helena. Perempuan itu muncul di kamera sambil memegang Leah. Helena tidak tampak seperti penjaga fanatik. Tangannya gemetar dan ia terus melihat ke pintu.
'Karel akan membunuh keluargaku kalau aku menyerah,' katanya.
Ellison memastikan Karel sudah ditahan di Swiss dan tidak memiliki akses komunikasi. Helena tidak percaya. Julian mengatakan penangkapan itu palsu.
Celeste dibawa ke sambungan dari tahanan. Ia menyebut luka lama Karel dan kalimat yang hanya diketahui anggota dewan. Kemudian ia menunjukkan foto Karel berada di rumah sakit penjara dengan tanggal hari itu.
Keraguan Helena bertambah. Selena tidak menjanjikan bebas. Ia menawarkan perlindungan bagi keluarga dan kesempatan menyerahkan senjata.
Julian memutus kamera pondok Leah. Penghitung tetap berjalan.
Di terowongan, Nia mencapai bawah pondok pertama. Bom terdiri dari tabung gas dan pemantik listrik. Memotong kabel pusat akan menonaktifkan pemantik, tetapi juga mengunci pintu otomatis. Sandera dapat terjebak ketika gas keluar dari pengaman mekanis.
Mereka harus membuka pintu setiap pondok bersamaan sebelum memutus listrik.
Dorothy mengenali pola permainan: enam peserta dipaksa memilih apakah membuka pintu sendiri atau mempercayai orang di pondok lain. Sistem mungkin menerima enam tuas pada waktu yang sama.
Leah tidak memiliki alat dengar, tetapi masih dapat melihat lampu. Warren mengambil alih lampu luar melalui menara cuaca. Ia mengirim hitungan visual kepada enam pondok.
Lima sandera menjawab dengan mematikan lampu kamar. Pondok Leah tetap gelap total.
Nia menempatkan enam petugas di bawah tuas mekanis. Pada hitungan ketiga, mereka membuka pengunci dan memutus kabel pusat. Lima pintu terbuka. Pintu Leah tidak bergerak.
Bom pondok lain mati. Polisi mengevakuasi lima remaja melalui jendela. Julian mengaktifkan pengeras suara dan menuduh mereka mengorbankan Leah.
Selena tidak menjawab ejekan. Ia meminta kamera panas diarahkan ke pondok. Dua tubuh terlihat bergerak, lalu satu sosok jatuh. Pintu belakang terbuka sedikit.
Helena keluar tanpa pistol dan mengangkat tangan. Leah berada di belakangnya, hidup. Helena telah menembak panel pengunci, bukan sandera.
Polisi membawa keduanya ke tempat aman. Helena mengungkap Marcus berada di ruang bom bawah lapangan, sedangkan Julian mengendalikan Haven dari menara cuaca. Mereka berencana meledakkan seluruh lokasi setelah daftar diperoleh.
Marcus mengetahui pengkhianatannya. Bahan peledak di lapangan mulai menghitung sepuluh menit.
Nia menarik tim dari terowongan, tetapi ahli bom melihat tangki utama berada di bawah pondok pusat. Jika meledak, radiusnya mencapai jalan evakuasi. Mereka tidak dapat membawa remaja cukup jauh dalam sepuluh menit karena satu anak mengalami cedera kaki.
Thomas mempelajari skema dari kamera. Rangkaian menggunakan tiga pemicu: listrik, tekanan, dan manual. Menghentikan listrik tidak cukup. Tangki harus dialirkan ke kolam penampung lama di sisi bukit.
Katup penampung terkubur setelah Haven ditutup. Hana menemukan lokasinya pada foto konstruksi. Nia mengirim alat berat, tetapi tanah terlalu lunak.
Amelia menghubungi orang tua para sandera dan menjelaskan evakuasi. Tidak ada siaran langsung kepada media agar Julian tidak memperoleh tontonan. Keluarga menunggu di pusat polisi, saling menguatkan meski tidak mengenal sebelumnya.
Selena berbicara lagi melalui pengeras suara Haven. Ia mengatakan kepada Marcus bahwa Karel, Frost, dan Beatrice hidup serta berada dalam tahanan. Tidak ada dewan yang akan menghormati kematiannya.
Marcus membalas bahwa dirinya tidak membutuhkan dewan. Ia ingin membuktikan Common Ground gagal karena manusia selalu menyelamatkan kelompok sendiri.
'Kau memilih enam remaja yang tidak mengenal kami,' kata Selena. 'Dan semua orang di sini tetap berusaha menyelamatkan mereka.'
Marcus mempercepat penghitung menjadi empat menit.
Nia menemukan katup di bawah akar pohon. Tuasnya berkarat dan tidak bergerak. Dua petugas menarik bersama, tetapi logam mulai patah.
Helena memberi tahu ada kunci hidraulis di ruang bom. Ia menawarkan menunjukkan jalan. Polisi memasang pelindung dan membawanya ke pintu terowongan, tetapi tidak mengizinkannya masuk sendirian.
Di dalam, Marcus menunggu dengan pemicu manual.
Nia menyiapkan dua tim: satu menahan Marcus, satu mengambil kunci. Ia juga meminta ambulans dipindahkan menjauhi kolam penampung karena pelepasan gas dapat mengurangi oksigen di sekitar. Setiap petugas mengulang tugasnya agar tidak ada asumsi berbeda saat pintu terbuka.
Helena menggambar ruang bom pada tanah. Marcus berdiri di balik tangki kiri, sedangkan kunci tergantung di dinding kanan. Ada cermin yang membuat jumlah orang tampak dua kali lipat dari kamera. Marcus memakai ilusi sederhana untuk memancing polisi menembak bayangan.
Thomas melihat gambar itu dan teringat Gerald melakukan hal sama di mansion. Ia memberi tahu Nia agar memeriksa arah kaki, bukan wajah pada cermin. Nia menandai posisi aman dan melarang tembakan kecuali ada ancaman langsung.
Julian mencoba masuk ke radio polisi dengan suara palsu Moreau, memerintahkan serbuan segera. Kode autentikasi tidak cocok. Setelah pengkhianatan Frost, setiap perintah kritis harus diulang melalui saluran kedua. Upaya itu gagal dan membantu Warren menemukan antena Julian di menara.
Lima remaja yang sudah bebas diperiksa di balik bukit. Mereka mengatakan penjaga sengaja memberi makanan berbeda lalu mengklaim salah satu peserta mencuri. Para remaja justru berbagi makanan setelah lampu mati. Percobaan Common Ground kembali menghasilkan kerja sama, meskipun panitia berusaha menulis cerita sebaliknya.
Leah serta Helena masih berada paling dekat dengan radius ledakan. Helena meminta borgolnya dilepas agar dapat berlari ke katup jika polisi gagal. Nia menolak, tetapi memberi rantai yang cukup panjang untuk menunjuk jalan. Membutuhkan bantuannya tidak berarti menyerahkan kendali operasi.
Marcus berbicara dari dalam dan menawarkan kunci jika Helena dikirim sendirian. Semua orang memahami ia ingin membunuh pengkhianat sebelum meledakkan Haven. Helena tidak menerima pilihan itu. Ia tetap di balik perisai dan menyampaikan kode pengaman kepada ahli bom.
Penghitung melewati tiga menit. Tanah bergetar saat pompa tangki mulai meningkatkan tekanan. Tim tidak lagi memiliki waktu untuk membujuk Marcus, tetapi masih memiliki rencana yang membedakan penangkapan pelaku dari keselamatan para sandera.
------------------------