“Apa rencanamu sekarang?” tanya Sisca pada Mela yang baru saja dinyatakan telah sembuh setelah menerima perawatan.
Mela yang sudah merasa segar pun turun dari tempat tidur. Dia mengganti pakain rumah sakit dengan pakaiannya sendiri. Dia bersiap merapikan diri. Ponsel yang baru saja dia letakkan di atas nakas berdering. Dia meraih dan menerimanya.
“Ya, aku menunggu kabar baik darimu!” ucapnya dengan suara yang serius.
“Aku hanya bisa memberikan informasi ini. Selebihnya, bukan wewenangku untuk berbicara. Peneliti yang dikirim ke sana untuk mengambil sampel memang kembali dengan selamat. Tapi, mereka sama sekali tidak tahu menahu tentang kondisi selanjutnya di sana. Ada seorang prajurit yang akan menemani perjalana pulang mereka. Tapi, mereka berpisah di markas. Hal yang terjadi selanj