Mula kedua itu berlalu tanpa insiden. Aku menerima kartu pos yang agak tidak senonoh dari Saito-san dan sebuah gambar dari istrinya. Cuaca sangat panas dan mereka menikmati liburan itu. Aku berusaha membayangkan mereka sedang bersenang-senang, tapi terpaksa menunggu beberapa waktu untuk melihat buktinya—yakni potret yang dijepret juru foto di pantai. Seluruh keluarga sedang berdiri berendam kaki di air laut, sambil tersenyum lebar dengan gembira ke arah kamera, sementara ombak menyapu pergelangan kaki mereka. Anak-anak mengacungkan ember dan sekop masing-masing, kedua kaki si bayi bergelantungan dalam gendongan, tapi yang paling memesona adalah Saito. Senyum bahagia mengembang dari bawah sapu tangan yang disimpul keempat ujungnya, dan sepasang pita kuat menahan celana panjang flanelnya yan