“Kenapa, Ma?” tanyanya dengan suara yang lirih.
“Bukannya pergi siap-siap, malah di sini.”
“Berangkat sekarang?” kata Wijaya sembari berdiri dari duduknya.
Akhirnya, mereka telah berangkat ke rumah sakit. Ibu Wijaya telah merasakan puas dengan apa yang dikatakan oleh dokter. Mereka kembali ke rumah sekitar pukul setengah dua belas siang. Kini, mereka duduk di ruang makan untuk menikmati makan siang.
“Apa sudah puas? Sekarang Jaya berserah saja, Mama mau menganggap seperti apa. Mungkin, di dalam hati Mama bahagia karena apa yang sering Mama ucapkan itu terjadi, ya, menurut dokter. Pada nyatanya, jaya sehat.” Wijaya meletakkan sendok kemudian menghabiskan air putih. “Jaya mau pergi untuk mencari referensi bahan skripsi.”
Pria itu mengambil kunci mobil untuk pergi meninggalkan halaman