Penghubung kerja Peter membawa rangkuman penyebaran foto pada pertemuan pagi. Ada beberapa unggahan yang sudah berubah, ada yang membatasi gambar anak setelah diminta, dan ada salinan yang masih beredar. Peter membaca tanpa meminta angka yang sengaja dibuat lebih kecil agar dirinya dapat memberi kabar baik kepada Sabelle.
'Saya perlu tahu yang benar-benar sudah dilakukan,' katanya. 'Kalau ada yang belum menjawab, tulis belum menjawab.'
Tim menyiapkan tanggapan singkat mengenai waktu pribadi serta permintaan agar identitas anak tidak dijadikan bahan spekulasi. Mereka belum membagikan keadaan pernikahan, alamat, atau nama sekolah. Peter membaca setiap kalimat, terutama bagian yang dahulu akan dibiarkan kepada Anne. Ia sudah mengatakan tidak ingin kebohongan baru, dan sekarang perlu memeriksa hal yang akan keluar atas namanya.
Salah satu frasa menyebut orang yang ditemui secara kebetulan. Peter meminta dihapus. Pertemuan memang sudah direncanakan bersama keluarga, dan kata kebetulan akan membuat orang yang mengenal keadaan merasa kembali disingkirkan. Ia tidak perlu mengumumkan semua bagian sekarang untuk menolak pernyataan yang keliru.
'Kita dapat meminta ruang tanpa mengatakan hubungan yang palsu,' ujarnya.
Penghubung memperbaiki dan mengirim versi yang relevan kepada Sabelle melalui cara yang sudah dibicarakan. Perempuan itu membaca pada jeda pelayanan, lalu menanyakan apakah ada penggunaan foto keluarga untuk mendampingi pernyataan. Ia tidak menyetujui penggunaan gambar yang diambil tanpa persetujuan hanya supaya tanggapan lebih mudah diperhatikan.
Setelah menerima jawaban, Sabelle meminta satu bagian diperjelas: anak tidak menjadi pihak yang dituntut menjelaskan identitas atau hubungan orang dewasa. Kalimat tersebut dibahas agar dapat disampaikan sederhana. Peter menyetujuinya dan tidak menanyakan apakah ia akan ikut berfoto agar publik lebih cepat memahami.
Pernyataan singkat akhirnya disampaikan melalui pihak yang bertugas. Isinya meminta batas pada penyebaran gambar serta pertanyaan kepada anak dan orang dekat yang tidak bekerja sebagai penghibur publik. Tidak ada penyangkalan bahwa Peter mempunyai keluarga. Tidak ada pengumuman bahwa masalah pribadi telah selesai hanya karena tim telah mengirim beberapa permintaan.
'Saya meminta agar anak dalam gambar tidak dijadikan sasaran pertanyaan atau dibagikan identitasnya. Tidak ada persetujuan untuk menjadikan pertemuan tersebut bahan promosi. Urusan pribadi akan saya tanggapi melalui cara yang bertanggung jawab, tanpa meminta anak menjelaskan hidup orang dewasa.'
Tanggapan datang beragam. Ada penggemar yang meminta orang berhenti menyebarkan wajah anak. Ada yang mengatakan kehidupan pribadi tidak perlu dihubungkan dengan lagu. Ada pula yang justru merasa berhak mengetahui lebih banyak setelah diminta menahan rasa ingin tahu. Peter membaca sebagian yang dibutuhkan untuk pekerjaan, kemudian berhenti ketika mulai mencari kalimat yang dapat melukai dirinya sendiri.
Ia ingin menjawab satu komentar yang menyebut perempuan dalam foto sengaja membawa anak agar mendapat perhatian. Tangannya sudah berada pada layar sebelum penghubung mengingatkan bahwa balasan pribadi yang marah dapat mengarahkan lebih banyak orang ke gambar tersebut. Peter menarik napas dan meminta mereka menyusun tanggapan pada tuduhan yang perlu dijawab, tanpa menaruh keluarga pada pertengkaran akun.
Di toko bunga, Sabelle menerima pertanyaan pertama dari seseorang yang datang membeli. Orang itu memandangnya lebih lama setelah melihat unggahan, kemudian berkata ia terasa pernah melihat wajah yang sama. Sabelle tidak mengundang pembicaraan, hanya menyelesaikan kebutuhan bunga dan mengatakan tidak ingin membahas kehidupan pribadi di tempat kerja.
'Aku cuma penasaran,' ujar pelanggan tersebut.
'Aku mengerti. Bunga yang tadi ingin dibungkus dengan warna ini atau yang lebih terang?'
Peralihan itu terasa canggung, tetapi pelanggan akhirnya memilih. Sabelle melayani sampai selesai, menerima pembayaran, dan mengantar ucapan perpisahan dengan sopan. Sesudah pintu tertutup, ia menyandarkan tangan pada meja. Ia tidak perlu memarahi setiap orang yang bertanya, tetapi menjaga batas dengan tenang ternyata tetap memerlukan tenaga.
Emily datang pada waktu yang sudah disebut dan mendapati putrinya sedang merapikan meja lebih keras daripada biasanya. Ia menanyakan apakah ada yang dapat dikerjakan. Sabelle meminta ditemani sebentar setelah pelayanan selesai, lalu menjelaskan pertanyaan pelanggan tanpa meminta ibunya memutuskan apakah dirinya terlalu peka.
'Aku ingin tokoku tetap menjadi tempat orang membeli bunga,' katanya. 'Bukan tempat mereka merasa bisa memperoleh cerita Peter.'
'Kita bisa membantu mengingatkan orang yang bertanya,' jawab Emily.
Sabelle mengangguk. Mereka menyepakati jawaban sederhana yang tidak membocorkan hal baru dan tidak menjadikan staf atau keluarga pembawa pesan gosip. Frank juga diberi tahu karena orang mungkin mencari melalui bengkel. Ia menerima dengan keinginan marah yang tetap ditahan supaya masalah tidak membesar melalui ancaman yang dibuatnya sendiri.
Pada sore hari, Peter mengirim pembaruan yang memisahkan unggahan yang sudah dibatasi dari yang masih perlu ditangani. Sabelle membaca dan berterima kasih untuk penjelasan yang tidak menjanjikan semua hilang. Ia kemudian memberi kabar mengenai keadaan Shalter sesuai yang memang perlu diketahui. Anak itu ingin rutinitas sekolah serta basket tetap berjalan, tetapi belum ingin dihubungi orang di luar keluarga yang telah disepakati.
Peter menerima. Ia tidak mengirim permintaan agar Shalter berpose pada satu foto yang lebih baik sebagai pengganti gambar yang buruk. Yang dibutuhkan anaknya bukan versi lebih indah dari perhatian yang tidak diminta, melainkan kepastian masih mempunyai kegiatan tanpa terus menjadi tontonan.
Malam itu ia berbicara dengan penghubung mengenai kemungkinan pertanyaan bertambah. Mereka akan menyiapkan cara menjawab tanpa menjadikan diam sebagai alasan membuat cerita palsu. Ada bagian yang harus dibicarakan lebih terbuka bila dugaan berkembang, dan untuk itu Peter perlu berbicara kepada Sabelle lebih dahulu dalam batas yang memang menyangkut dirinya serta anak.
Setelah percakapan selesai, ia membuka lagu yang sedang dikerjakan dan membaca baris yang belum selesai. Dahulu banyak hal pribadi dapat disimpan di balik pekerjaan sampai ia sendiri hampir menganggap tidak perlu dihadapi. Kini pekerjaan justru membawa sorotan ke pintu keluarga. Peter menutup bahan itu setelah waktu yang ditentukan dan memeriksa kalender esok. Ia tidak ingin permintaan menjaga privasi berubah menjadi alasan baru untuk kembali tidak hadir.