Anne menerima beberapa pertanyaan setelah foto Peter beredar. Orang masih menganggap ia tempat paling mudah memperoleh kabar karena bertahun-tahun terlihat berada dekat penyanyi itu. Hubungan kerja yang berakhir belum menjadi cerita yang diketahui semua orang, dan ia menyadari satu jawaban darinya dapat dibaca seolah berasal dari orang yang masih mengurus.
Pada awalnya ia tidak menjawab. Ia menatap rangkaian pesan, kemudian menutup layar dan mencoba kembali pada urusan sendiri. Namun beberapa komentar mengenai pergantian penghubung membuatnya merasa hidup yang lama dibangun mulai diceritakan tanpa dirinya. Ia ingin mempunyai bagian yang dapat dikatakan sebelum orang lain menentukan siapa yang bersalah.
Tulisan yang akhirnya dibuat tidak menyebut Shalter atau nama sekolah. Ia membicarakan orang yang pernah datang menuntut perhatian, keributan di kantor, serta sulitnya menjaga pekerjaan ketika kehidupan pribadi terus dibawa ke pintu. Tidak ada pengakuan dua tamparan atau kebohongan mengenai New York. Potongan yang benar dipilih sampai keseluruhan terdengar seperti cerita berbeda.
'Banyak orang merasa paling berjasa pada hidup seseorang, lalu menganggap semua pintu harus selalu terbuka untuknya. Saya pernah menghadapi orang yang datang membuat keributan dan tidak mau pergi. Menjaga pekerjaan seorang artis kadang berarti menerima kebencian karena berusaha menghentikan gangguan.'
Anne membaca tulisan itu sekali sebelum membiarkannya tetap tampil. Ia tidak menyertakan siapa yang ditampar atau siapa yang ditunggu. Orang yang hanya membaca bagian tersebut akan mendapatkan gambaran yang memang ingin dibentuknya.
Seorang pengelola halaman hiburan menghubunginya, bertanya apakah yang dimaksud berkaitan dengan perempuan dalam foto. Anne tidak memberikan penjelasan hubungan keluarga yang utuh. Ia mengatakan orang yang mendukung karier dari dekat mengetahui betapa sulit menghadapi seseorang yang tidak mau menerima keadaan. Jawaban itu diterbitkan dengan keterangan bahwa Anne telah lama menangani pekerjaan Peter.
Gambaran tentang penggemar yang terlalu terobsesi pun memperoleh tempat baru. Beberapa orang mulai menghubungkan perempuan dalam foto dengan keributan masa lalu yang tidak pernah disaksikan. Ada yang menambahkan kisah sendiri, seolah pernah mengetahui sebelum unggahan muncul. Sabelle tidak perlu membuka banyak halaman untuk menemukan wajahnya dibahas melalui dugaan yang pernah membuatnya begitu malu di pos penjaga.
Emily melihat layar putrinya dan langsung ingin menelepon. Sabelle meminta menunggu. Ia masih mempunyai pesanan yang perlu diserahkan, dan berdebat dalam keadaan marah hanya akan membuat pelanggan menjadi saksi urusan yang tidak dipilihnya. Ia menyimpan bagian yang perlu diteruskan kepada kontak yang menangani, lalu menyelesaikan pekerjaan dengan suara yang beberapa kali hampir terputus.
'Aku sudah mengakui bagian yang kulakukan,' katanya sesudah pintu tertutup. 'Sekarang rasanya harus menjelaskan dari awal lagi.'
Ibunya duduk di dekat. Ia tidak mengatakan orang lain pasti dapat melihat kebenaran dari sebuah unggahan. Banyak orang membaca karena penasaran, bukan karena bersedia mendengar. Emily hanya menanyakan apakah putrinya ingin dibantu menyusun kebutuhan tanggapan agar ia tidak harus menghadapi sendiri.
Sabelle menerima. Mereka memisahkan apa yang perlu dikoreksi dari hal yang tidak ingin diumumkan. Ia tidak mengirim foto anak sebagai bukti pernikahan, tidak mengunggah seluruh catatan panggilan, dan tidak meminta penjaga menulis pembelaan pada komentar orang asing. Ia ingin pihak yang mempunyai tanggung jawab menjawab pernyataan yang sedang dipakai menyakiti keluarganya.
Peter mengetahui tulisan itu melalui penghubung kerja. Ia membaca sampai akhir, kemudian menanyakan apakah ada orang yang sudah memberi jawaban atas nama perusahaan. Penghubung mengatakan belum ada pembenaran untuk gambaran tersebut dan sedang menghubungi pihak yang menayangkan agar keterangan mengenai perwakilan diperbaiki.
'Anne tidak lagi menjadi manajerku,' ujar Peter. 'Jangan biarkan pendapat pribadi dipakai seolah itu jawaban resmi dariku.'
Ia meminta hubungan kerja dijelaskan secukupnya tanpa menyebarkan isi kontrak. Mengenai keluarga, ia tidak akan mengonfirmasi cerita penggemar yang didorong karena lebih nyaman bagi citra lajang. Ia mengetahui siapa perempuan yang menunggu di lobi dahulu dan apa yang telah diakui dalam penelaahan. Diam tidak boleh menjadi cara membiarkan orang lain menanggung kebohongan yang menguntungkannya.
Pihak pengelola menghubungi Anne untuk menanggapi penggunaan keterangan yang dapat disalahpahami. Perempuan itu mengatakan tidak pernah menyebut nama secara langsung. Jawaban tersebut tidak menghilangkan hubungan yang dibuatnya sendiri ketika ditanya mengenai foto. Ia menerima permintaan agar tidak menempatkan pendapat sebagai pernyataan resmi pekerjaan yang sudah tidak dipegang.
'Orang sudah menganggap aku jahat,' katanya pada percakapan itu.
'Membiarkan potongan cerita menempatkan orang lain pada tuduhan tidak memperbaiki bagian Anda,' jawab orang yang menghubungi.
Anne memandang tulisan yang telah dibuat. Ia mengetahui ada hal penting yang sengaja ditinggalkan. Namun mengaku pada ruang penelaahan terasa berbeda dari membiarkan publik menilai dirinya melalui kata-kata sendiri. Rasa takut membuatnya ingin menutup lagi, cara yang dahulu dipakai ketika Sabelle datang. Ia tidak dapat menyebut dirinya hanya sedang disalahpahami.
Sore itu Peter menghubungi Sabelle. Ia menyampaikan penolakan terhadap gambaran tersebut dan langkah yang sedang dijalankan, tanpa meminta perempuan itu menenangkannya karena marah kepada mantan manajer. Sabelle mendengar, kemudian mengatakan ia tidak ingin kembali berada pada posisi harus mengalah agar pekerjaannya tetap aman.
'Aku tidak akan membiarkan orang menyebutmu begitu atas namaku,' jawabnya.
'Kalau ada yang akan kamu katakan lebih jauh, bicarakan denganku sebelum membawa Shalter ke dalamnya.'
Peter menyetujui. Mereka perlu menyiapkan cara menjawab keadaan yang semakin terbuka, tetapi belum ada keputusan menempatkan anak di depan kamera. Ia menanyakan waktu untuk membahas kebutuhan tersebut, dan Sabelle memilih setelah kegiatan putranya selesai. Ia tidak membatalkan seluruh harinya hanya karena komentar orang asing terus bergerak.
Pada malam yang sama, pihak yang menerbitkan menerima koreksi mengenai kedudukan Anne serta penjelasan bahwa pendapatnya bukan pernyataan Peter. Sebagian keterangan diperbarui, sementara salinan lain masih perlu diurus. Tidak ada pengumuman bahwa persoalan telah lenyap. Sabelle menyimpan perkembangan yang diterima, lalu menutup layar sebelum menemani Shalter mengerjakan sesuatu. Ia masih marah, tetapi kali ini Peter tidak memakai rasa ingin tahu publik sebagai alasan kembali menyembunyikan siapa yang telah disakitinya.